Belajar Copywriting Instagram dan Hal yang Perlu Disiapkan

Jualan di media sosial tidak bisa dibangun dalam satu malam saja, soalnya membutuhkan komunitas yang solid.

Cara terbaik untuk bisa memiliki komunitas tersebut adalah dengan rajin memposting dan tidak melenceng jauh dari pembahasan atau niche terkait produk yang ingin kita jual.

Bahkan sebelum kita belajar copywriting Instagram, akan lebih bagus lagi jika kita sudah memiliki akun dengan follower yang lumayan banyak, serta segmentasi spesifik yang telah tertarget.

Jika belum punya pun sebenarnya tak jadi masalah, hanya saja membutuhkan beberapa step sebelum akhirnya menawarkan produk yang ingin kita jual.

Posting Konten Lebih Sering

Jangan jualan melulu, kita pun harus mampu memberikan konten menarik yang informatif bagi para follower kita.

Tak mau kan jika misalnya follower yang sudah susah-susah kita kumpulkan kemudian pada berhamburan karena gara-gara menganggap akun kita cuman dijadikan ajang jualan doang!

Pastikan melakukan postingan setidaknya sehari sekali agar para follower kita tak kaget jika kita tiba-tiba melakukan penawaran berupa copywriting instagram

Buat Copywriting

Setelah berhasil mengumpulkan follower yang solid melalui aktivitas mosting harian kamu, maka kamu sudah boleh jualan dan menawarkan produk yang ingin dijual.

Tempat belajar copywriting instagram pasti sudah menjelaskan mengenai cara membuat tulisan yang menarik hati.

Akan tetapi kamu jangan pernah melupakan fitur hashtag yang disediakan oleh Instagram itu sendiri.

Tetap Pada Aturan 80/20

Ada aturan pemasaran yang harus kamu ingat, yaitu 80/20. Selain berlaku pada pengeluaran dan pemasukan, juga bisa kamu terapkan pada copywriting Instagram.

Misalnya, dalam 5 kali postingan, maka kamu harus membuat 4 kali postingan biasa lalu diselingi dengan 1 kali penawaran.

Jadi sebelum membuat satu buah copywriting Instagram, maka harus membuat 4 buah konten informatif terlebih dahulu agar follower baru dan lama tetap seimbang dan tak kabur.

Libatkan Follower

Follower kita itu manusia asli, dan mereka lah yang paling banyak membeli produk kita. Jadi, pastikan kamu selalu melibatkan mereka setiap kali melakukan postingan.

Jangan sampai lupa untuk membalas komentar yang mereka cuitkan. Hindari pula perasaan baper jika ada komentar jelek yang meledek.